Kerja Keras Adalah Energi Kita

Kerja Keras Adalah Energi Kita merupakan slogan baru PT.Pertamina di hari jadinya yang ke 52, slogan ini juga merupakan kata kunci yang diperlombakan dalam kontes SEO yang digelar di HUT Pertamina ini. Kontes SEO ini akan digelar sampai bulan Januari, jadi kurang lebih lama optimasi sekitar tiga bulan. Dalam postingan sederhana ini saya hanya sedikit memberikan support untuk kontes SEO akbar yang baru namun tengah mulai memanas ini. [Baca...]

Blog Update

WISATA ALAM JATILUHUR PURWAKARTA

Kamis, 11 Juni 2009
Jatiluhur adalah sala satu Tempat wisata yang ada Purwakarta, yang berupa waduk, pembangkit listrik, yang dulunya dikenal dengan sungai Citarum. Jatiluhur disamping berfungsi sebagai pembangkit listrik ternyata sangat bagus sebagai tempat wisata bagi anda yang ingin berwisata ke sana, biasanya jatiluhur ramai dikunjungi wisatawan pada hari hari libur. selain menikmati panorama bendungan yang terbentang luas jatiluhur juga sebagai tempat memancing ikan bahkan tidak jarang para wisatawan ketika berkunjung ke jatiluhur membawa peralatan pancing.
dan bagi anda yang ingin menikmati kolam renag untuk bersantai ria bersama keluarga sudah tersedia kolam renag tentunya dengan membeli karcis dengan harga yang telah di tentulan..jika anda dari luar kota bahkan luar propinsi yang ingin berwisata tak ada salahnya anda maencoba wisata alam jatiluhur di jamin anda akan puas, bagi anda yang ingin mengelilingi bendungan sudah tersedia jasa pengantar memakai perahu mesin yang mana harganya berpareasi jadi tergantung nego dengan pemilik perahu.. selamat berkunjung ke alam wisata jatiluhur..
Obyek wisata Jatiluhur terletak 9 km dari kota Purwakarta, terkenal dengan Bendungan Ir. H. Juanda, dengan panorama danau yang luasnya 8.300 ha. Bendungan ini mulai dibangun sejak tahun 1957, dapat menampung tidak kurang 3 milyar3 air Sungai Citarum dan merupakan waduk serbaguna pertama di Indonesia.
Di dalamn Bendungan Ir. H. Juanda, terpasang 6 unit turbin dengan daya terpasang 187 MW dan produksi tenaga listrik rata-rata 1000 juta kwh setiap tahun. Selain dari itu, memiliki fungsi penyediaan air irigasi untuk 242.000 ha sawah (dua kali tanam setahun), air baku air minum, budi daya perikanan dan pengendali banjir.
Selain berfungsi sebagai PLTA dengan sistem limpasan terbesar di dunia, kawasan Jatiluhur memiliki banyak fasilitas rekreasi yang memadai, seperi hotel dan bungalow, bar dan restaurant, lapangan tenis, bilyard, perkemahan, kolam renang, ruang pertemuan, sarana rekreasi dan olahraga air, playground dan fasilitas lainnya. Sarana olahraga dan rekreasi air misalnya mendayung, selancar angin, kapal pesiar, ski air, boating dan lainnya.
Di perairan Danau Jatiluhur ini juga terdapat Budi daya Ikan Keramba Jaring Apung, yang menjadi daya tarik tersendiri. Di waktu siang atau dalam keheningan malam kita dapat memancing penuh ketenangan sambil menikmati ikan bakar.
Dikawasan ini pula kita dapat melihat Stasiun Satelit Bumi yang dikelola oleh PT. Indosat, sebagai alat komunikasi internasional. Jenis layanan yang disediakan antara lain international toll free service (ITFS), Indosat Calling Card (ICC), international direct dan lainnya. Terletak 7 km dari kota Purwakarta.


Sumber: www.purwakarta.go.id


Read Full 16 komentar

CIANJUR HELI TNI JATUH

Selasa, 09 Juni 2009
Bencana yang bertubi tubi terus mengguyur negeri ini sekali lagi kecelakaan terjadi, dan menelan korban jiwa. sungguh suatu keadaan yang sangat mengerikan kapal kapal kita satu demi satu hilang karena kecelakaan bukan dalam pertempuran, TNI TNI kita gugur bukan dalam mempertahankan indonesia. sungguh sangat tragis keadaan ini. kecelakaan pesawat milik TNI terjadi. Kali ini helikopter TNI AD jenis Bolkow BO105 bernomor HS7112 jatuh di Cianjur, Jawa Barat, menewaskan dua anggota Komando Pasukan Khusus (Kopassus).
Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat Brigjen TNI Christian Zebua mengungkapkan, pesawat milik Penerbad TNI AD itu digunakan oleh para anggota Kopassus untuk latihan penyelamatan. ‘’Namun, saat berada di kawasan pegunungan di Pagelaran, heli itu jatuh. Belum diketahui secara pasti mengapa heli itu jatuh. Kemungkinan akibat cuaca buruk, karena cuaca di lokasi saat itu sedang hujan dan angin kencang,’’ katanya di Jakarta, Senin (8/6).
Christian mengungkapkan heli itu ditumpangi lima orang, yang terdiri dari pilot dan co-pilot, serta tiga penumpang. Semua awak pesawat dan penumpang heli adalah anggota Kopassus. Dua penumpang tewas adalah Kolonel Ricky Samuel Komandan Pusat Pendidikan (Danpusdik) Kopassus, Kapten Agung Gunarto kepala Seksi Operasi Pusdik Kopassus, dan co-pilot Lettu Yuli Sasongko.
Lettu Yuli Sasongko, rencananya akan dirujuk ke RSPAD Gatot Subroto, Jakarta, namun menghembuskan nafas terakhirnya dalam perjalanan. Yuli semula mendapatkan perawatan di RSUD Cianjur, mengingat luka parah, tim medis merujuknya ke Jakarta.
Selang beberapa puluh menit meninggalkan RSUD Cianjur, nyawa Yuli tidak tertolong sehingga jasad korban kembali di bawa ke RSUD Cianjur, guna dimandikan. Sementara itu, jasad Kapten Infanteri Agung Gunarto dan Kapten Infanteri Ricky Samuel dari Pusdik Pasus Batujajar Bandung, sebelum disemayamkan akan dibawa ke Markas Koppasus di Cijantung.
Berdasarkan keterangan pihak keluarga, Agung yang merupakan menantu dari Wakapolda Kalsel ini akan dimakamkan di Cianjur. “Sesuai permintaan istri koban yang asli Cianjur, jasad korban akan dimakamkan di Cianjur,” kata bibi korban Diah Irawati.
Lokasi persis jatuhnya pesawat itu di kampung Cihanjawar, Desa Situang, Pegelaran, Cianjur. Tapi ada yang menyebut lokasi tersebut masuk kampung Cibuni, Rawa Beber. Kapolsek Pagelaran, AKP Basri menduga kecelakaan itu terjadi akibat cuaca buruk. Sebelum jatuh, helikopter latih TNI itu tersangkut di pohon bambu. ‘’Informasi awal, saat itu cuaca buruk, kabut tebal, sehingga heli oleng dan sebelum jatuh, heli sempat terlilit di pohon bambu,’’ ujarnya.
Menurut informasi yang diterima dari warga, saat terjatuh suara keras sempat mengagetkan warga sekitar, sehingga warga berhamburan keluar rumah. Selanjutnya, dibantu warga, petugas segera melakukan evakuasi terhadap korban.
Produksi IPTN
Helikopter jenis NBO-105 dibuat oleh PT Dirgantara Indonesia (IPTN-Red) di bawah lisensi dari MBB (Messerschmitt Bolkow Blohm sekarang Eurocopter) sejak 1976. Total ada 123 heli jenis ini yang diproduksi di Bandung dan digunakan untuk keperluan dalam negeri dan ekspor salah satunya ke Yordania.
Varian yang diproduksi oleh IPTN adalah NBO-105 CB, NBO-105 CBS (versi yang diperpanjang mulai produksi ke-101 dan seterusnya) dan NBO 105S (versi diperpanjang juga). Dari keseluruhan pesawat hanya rotor dan transmisi yang disuplai oleh Jerman.
Pada 19 Maret 2009 lalu PTDI menyerahkan satu unit Helikopter NBO-105 CBS produksi ke-122 kepada TNI-AD yang dilakukan oleh Direktur Utama PTDI Budi Santoso kepada Assisten Logistik KSAD Mayjen TNI Hari Krisnomo SIP di Gedung GPM PTDI Jalan Padjadjaran Kota Bandung.
Helikopter ini merupakan pesawat NBO-105 terakhir dari perjanjian lisensi PTDI dengan MBB. Bagi TNI-AD helikopter buatan PT DI itu merupakan yang ke-25 yang dimilikinya. Penyerahan helikopter kepada TNI AD itu merupakan realisasi dari kontrak pengadaan satu unit helikopter NBO-105 CBS yang ditandatangani pada 13 Desember 2007 antara Mabes TNI Angkatan Darat yang diwakili Pusat Penerbang Angkatan Darat (Puspenerbad) dan PT DI.
Menurut direktur utama PT DI, helikopter NBO-105 mulai diproduksi tahun 1976, sampai saat ini sudah 122 helikopter yang dihasilkan dan dioperasikan oleh sipil maupun militer. Yang dioperasikan TNI AD 24 unit ditambah helikopter NBO-105 terakhir yang diserahkan pada Maret lalu.


Read Full 4 komentar

BENCANA ALAM DATANG LAGI

Kamis, 28 Mei 2009
Longsor di Kiarapedes Tujuh Warga Mengungsi
Kali ini bencana itu menimpa desa tetanggaku walaupun tidak menelan jiwa tetapi ini merupakan suatu bencana yang tidak bisa di anggap sebelah mata...akibat bencana ini tujuh rumah warga terkena imbasnya, rumah mereka terbawa longsor..
Akibat longsor, tujuh keluarga di Kampung Serepong, Desa Mekarjaya, Kecamatan Kiarapedes, Kabupaten Purwakarta, terpaksa mengungsi sejak dua hari terakhir. Senin (21/8), rekahan tanah akibat longsor semakin besar sehingga warga tetap tinggal di pengungsian.


Longsor pertama terjadi Sabtu lalu selepas subuh. Pascakejadian tersebut, warga langsung meninggalkan rumah-rumah mereka. Beberapa keluarga mengungsi ke rumah saudaranya, sebagian lainnya tinggal dan memindahkan barang-barangnya di gedung milik SD Mekarjaya I.

Longsor diperkirakan terjadi karena rapuhnya tanah yang mengering. Air irigasi dari mata air Cipanasleuweung yang digelontorkan untuk sawah merembes ke dalam tanah. Tidak ada korban dalam kejadian tersebut. Namun, tanaman padi di sawah seluas sekitar 0,5 hektar tertutup lumpur. Selain itu, saluran irigasi terputus dan tujuh rumah mulai retak-retak pada bagian belakangnya.

Retakan tanah juga terlihat di belakang rumah warga di RT 1 RW 1, memanjang sekitar 300 meter. Belasan pohon roboh tertimpa longsoran.

"Jenis dan kondisi tanahnya memang rapuh sehingga ketika ada air, tanah menjadi mudah longsor. Ini peristiwa yang kedua sejak tahun 1995," ujar Endar Kanda (30), anggota Badan Perwakilan Desa (BPD) Mekarjaya.

Terus bertambah

Lebar retakan serta luas longsor juga terus bertambah sejak hari Sabtu. Pada hari Minggu lalu bahkan terjadi longsoran kecil. Kini lubang longsoran yang terbentuk telah mencapai diameter sekitar 7 meter dan kedalaman lebih dari 15 meter. "Rumah-rumah yang sebelumnya tidak retak sekarang mulai retak-retak di dinding dan lantainya. Kami masih takut untuk kembali," ujar Ijromi (61), warga RT 1 RW 1 Kampung Serepong yang terancam longsor.

Sebagian besar rumah berada di atas bukit, tepat di atas lahan yang longsor. Menurut Ijromi, potensi terjadinya longsor susulan sangat besar. Akibatnya, warga memilih untuk mengosongkan rumah dan mengeluarkan semua barang berharganya. "Warga semakin takut karena pada Sabtu malam lalu hujan sempat turun di daerah Wanayasa yang tidak jauh dari sini. Minggunya juga mendung sehingga kami selalu waswas," ujarnya.

Endar menambahkan, perwakilan warga telah melaporkan kejadian tersebut sejak Sabtu siang lalu. Namun, hingga kemarin siang belum ada bantuan sama sekali dari pemerintah daerah. Menurut dia, warga kesulitan untuk mencegah bahaya longsor susulan.

"Warga tidak tahu harus bagaimana karena longsoran terlalu besar untuk ditanggulangi sendiri oleh warga. Rencana bantuan zak-zak penahan juga dinilai kurang efektif," ia menambahkan. Beberapa warga yang tinggal di bangunan SD Mekarjaya berharap bantuan segera turun. Apalagi, hari ini siswa mulai masuk sekolah lagi.

walaupun belum terhitung berapa jumlah kerugian akibat lonsor ini namun saya sangat mengharapkan pada pemerintah setempat segera ambil tindakan yang pasti agar warga merasa nyaman, pemerintah cenderung seolah olah tidak tau menau tentang bencana ini sehingga warga sangat kecewa. sampai berita ini di turunkan, dari pihak pemerintah belum mengambil tindakan apa apa.


Read Full 23 komentar

WISATA AIR TERJUN DESA CAMPAKA

Kamis, 21 Mei 2009
Wisata alam yang sangat asri berada di desa Campaka Kecamatan Kiarapedes sala satunya adalah curug pongang yang mana curug ini sebetulnya sangat bagus di jadikan tempat wisata alam walaupun terkenal aga sedikit angker.

Tetapi sangat indah dengan keadaan yang seperti itu. sala satu warga yang berada di desa pongang menjadikan tempat itu seolah olah sebagai rumahnya sendiri padahal di kenal angker.ya bisa dikatakan oleh warga setempat bahwa makhluk halus yang ada di situ sudah menjadi teman katanya..wah wah wah apa iya ya....?siapa kah dia nama dia lebih di kenal sebagai mang usang tapi sayang tidak saya cantumkan fotonya sbab ga ada. cuma kira kira gambaran orangnya seperti ini aja: rambut gondrong tak terurus, berkumis tebal, berjenggot tebal juga, semua nampak di biarin apa adanya aja tampa prawatan, ciri fisik : berbadan pendek kulit putih..ada satu kelucuan dari dia bahwa dia suka bergurau ya kalau seperti di kuku bimanya mungkin mbah roso kali ya... kembali ke masalah curug tadi atau lebih di kenal dengan air terjun, letaknya di sebelah timur desa campaka kurang lebih 1 kg jaraknya melewati pasir pining atau di sebut sebuah bukit kecil yang sangat indah..nah ini kalau pemerintah mau tanggap akan wisata alam yang boleh di katakan terpendam ini sebetulnya bagus sebab bisa mendatangkan omset yang tidak di anggap sepele. karena saya rasa kalau pemerintah yang menanganinya pasti akan bagus dan bisa terkenal. sebenarny dulu saya kurang ingat sebab waktu itu saya masih kecel sudah datang orang dari luar negeri katanya mau di bangung sebuah kincir untuk pembangkit listrik namun entah apa alasannya tidak jadi..
pada pemrintah setempat coba lebih di perhatikan lagi potensi potensi alam yang ada di daerah daerah supaya kemajuan dari daerah tersebut terlihat secara signifikan.

Salam pembaharuan
dimas campaka
Read Full 70 komentar

PURWAKARTA DAN DUNIA MAYA

Senin, 18 Mei 2009
Salam sobat bloger kali ini saya membuat postingan tersaji dalam dua bahasa yaitu bahasa indonesia dan bahasa sunda.postingan saya ini membahas tentang purwakarta dan dunia maya, khususnya lagi tentang keadaan di kampung saya

Hi......... bungah pisah hate euy kakara nyieun blog eh sakali datang ka warnet nyobaan ngecek ti mesin paneangan google rupana geus nongol purwakarta kiarapedes campaka.sanajan can aya isina blog saya teh, tapi saya geus atoh da karek nyoba nyieun blog.sebagai jelema kampung nu teu nyaho naon2 tina masalah jagat maya, tapi hayang ngarayap koas batur bisa ngenalkeun leumur sorangan ka anjeun kabeh sukur sukur bisa meunagkeun duit ti blog iyeu...hi....... ngarep euy. teu sagampang nyarios atuh munangkeun duit ti blog mah..ngabutuhkeun kacermatan jeung ka uletan dina ngelola blog.samentara mah saya ngeblog jang ngenalkeun kampung weh ka dunia maya. da di tingali lolobana situs purwakarta mah org jeung go.id wae. jarang nu boga blog sorangan kawas di kota lainna.jadi kalobaan masyarakat teu nyaho bahkan masih di carioskeun lolong pisan masalah dunia maya iyeu teh.tah mungkin eta salahijina kunaon purwakarta masih jarang aya blog sorangan.nyaho komputer oge teuing2an di kampung abdinamah.jadi wajar mun lolobana blog di purwakarta nu boga org atawa go.id, nyaeta artina nu boga mun teu pemerintah nya suatu komunitas atau kelompok. sok weh teang teu percaya mah.

Yang artinya

hi...... seneng rasanya hati karena baru buat blog eh sekali datang ke warnet mencoba ngecek dari mesin pencari google rupanya udah muncul purwakarta kiarapedes campaka.walaupun belum ada isinya blog saya, tetapi saya sudah merasa senang. sebagai orang kampung yang tidak tau apa apa tentang dunia maya ini. tapi mau mencoba merangkak seperti orang bisa mengenalkan kampungnya kepada anda semua.sukur sukur bisa mendapatkan duit dari blog ini. hi........ ngarep euy. tidak segampang ngomogn lah mendapatkan duit dari blog itu. membutuhkan kecermatan dan keuletan dalam mengelolanya.sementara ini saya hanya sekedar mengenalkannkampung saja pada dunia maya.dan kalau kita lihat kebanyakan web atau blog di purwakarta itu hanya di isi denga blog org dan go.id aja. jarang yang punya blog sendiri individu seperti di kota lainnya. jadi kebanyakan masyarakat masih di katakan buta tentang dunia maya.nah mungkin itulah salasatunya mengapa masih jarang yang mempunyai blog sendiri. apa lagi di kampung saya yang bisa komputer aja tah tahan, termasuk saya yang masih dalam tahap belajar. jadi wajar kalau isinya blog di purwakarta kebanyakan org dan go.id, artinya yaitu tadi yang punya pemerintah atau organisasi, cek aj kalau tidak percya.


Read Full 19 komentar

SEKELUMIT ASAL USUL WANAYASA PURWAKARTA

Kamis, 14 Mei 2009
Yo kita mengenang dan mengulas kembali sejarah yang mungkin dari sebagian kita belum banyak yang tahu..mudah mudahan bermanfaat

Wanayasa adalah daerah yang tak terlepas dari sejarah Purwakarta.
Antara tahun 1819-1826 Pemerintahan Belanda melepaskan diri dari Pemerintahan Inggris yang ditandai dengan upaya pengembalian kewenangan dari para Bupati kepada Gubernur Jendral Van der Capellen. Dengan demikian Kabupaten Karawang dihidupkan kembali sekitar tahun 1820, meliputi wilayah tanah yang terletak di sebelah Timur kali Citarum/Cibeet dan sebelah Barat kali Cipunagara. Dalam hal ini kecuali Onder Distrik Gandasoli, sekarang Kecamatan Plered pada waktu itu termasuk Kabupaten Bandung.
Sebagai Bupati I Kabupaten Karawang yang dihidupkan kembali diangkat R.A.A. Surianata dari Bogor dengan gelar Dalem Santri yang kemudian memilih ibu kota Kabupaten di Wanayasa. Pada masa pemerintahan Bupati R.A. Suriawinata atau Dalem Sholawat, pada tahun 1830 ibu kota dipindahkan dari Wanayasa ke Sindangkasih, yang kemudian diberi nama “PURWAKARTA” yang artinya Purwa: permulaan, karta: ramai/hidup. Diresmikan berdasarkan besluit (surat keputusan) pemerintah kolonial tanggal 20 Juli 1831 nomor 2. (www.purwakarta.go.id)
sumber dari SEJARAH PURWAKARTA :

Read Full 37 komentar
 

Mengenai Saya

Foto saya
saya pria kelahiran jawa barat tepatnya di kabupaten purwakarta, kecamatan kiarapedes. kam. campaka. ciri khas suka bercanda gemar mencari teman di ajak bergaul asik dalam hal positif.hidup sederhana menjadi landasan untuk berfikir lebih dewasa

Pengikut

Chit-Chat

Copyright Belajar SEO dan Internet Marketing | Template by Fanchon0706 | Blog Trick at Blog-HowToTricks
Support for Oes Tsetnoc | Ngobrol Seputar Bisnis Online | Kerja Keras Adalah Energi Kita
Optimize by Belajar SEO