
Kali ini bencana itu menimpa desa tetanggaku walaupun tidak menelan jiwa tetapi ini merupakan suatu bencana yang tidak bisa di anggap sebelah mata...akibat bencana ini tujuh rumah warga terkena imbasnya, rumah mereka terbawa longsor..
Akibat longsor, tujuh keluarga di Kampung Serepong, Desa Mekarjaya, Kecamatan Kiarapedes, Kabupaten Purwakarta, terpaksa mengungsi sejak dua hari terakhir. Senin (21/8), rekahan tanah akibat longsor semakin besar sehingga warga tetap tinggal di pengungsian.
Longsor pertama terjadi Sabtu lalu selepas subuh. Pascakejadian tersebut, warga langsung meninggalkan rumah-rumah mereka. Beberapa keluarga mengungsi ke rumah saudaranya, sebagian lainnya tinggal dan memindahkan barang-barangnya di gedung milik SD Mekarjaya I.
Longsor diperkirakan terjadi karena rapuhnya tanah yang mengering. Air irigasi dari mata air Cipanasleuweung yang digelontorkan untuk sawah merembes ke dalam tanah. Tidak ada korban dalam kejadian tersebut. Namun, tanaman padi di sawah seluas sekitar 0,5 hektar tertutup lumpur. Selain itu, saluran irigasi terputus dan tujuh rumah mulai retak-retak pada bagian belakangnya.
Retakan tanah juga terlihat di belakang rumah warga di RT 1 RW 1, memanjang sekitar 300 meter. Belasan pohon roboh tertimpa longsoran.
"Jenis dan kondisi tanahnya memang rapuh sehingga ketika ada air, tanah menjadi mudah longsor. Ini peristiwa yang kedua sejak tahun 1995," ujar Endar Kanda (30), anggota Badan Perwakilan Desa (BPD) Mekarjaya.
Terus bertambah
Lebar retakan serta luas longsor juga terus bertambah sejak hari Sabtu. Pada hari Minggu lalu bahkan terjadi longsoran kecil. Kini lubang longsoran yang terbentuk telah mencapai diameter sekitar 7 meter dan kedalaman lebih dari 15 meter. "Rumah-rumah yang sebelumnya tidak retak sekarang mulai retak-retak di dinding dan lantainya. Kami masih takut untuk kembali," ujar Ijromi (61), warga RT 1 RW 1 Kampung Serepong yang terancam longsor.
Sebagian besar rumah berada di atas bukit, tepat di atas lahan yang longsor. Menurut Ijromi, potensi terjadinya longsor susulan sangat besar. Akibatnya, warga memilih untuk mengosongkan rumah dan mengeluarkan semua barang berharganya. "Warga semakin takut karena pada Sabtu malam lalu hujan sempat turun di daerah Wanayasa yang tidak jauh dari sini. Minggunya juga mendung sehingga kami selalu waswas," ujarnya.
Endar menambahkan, perwakilan warga telah melaporkan kejadian tersebut sejak Sabtu siang lalu. Namun, hingga kemarin siang belum ada bantuan sama sekali dari pemerintah daerah. Menurut dia, warga kesulitan untuk mencegah bahaya longsor susulan.
"Warga tidak tahu harus bagaimana karena longsoran terlalu besar untuk ditanggulangi sendiri oleh warga. Rencana bantuan zak-zak penahan juga dinilai kurang efektif," ia menambahkan. Beberapa warga yang tinggal di bangunan SD Mekarjaya berharap bantuan segera turun. Apalagi, hari ini siswa mulai masuk sekolah lagi.
walaupun belum terhitung berapa jumlah kerugian akibat lonsor ini namun saya sangat mengharapkan pada pemerintah setempat segera ambil tindakan yang pasti agar warga merasa nyaman, pemerintah cenderung seolah olah tidak tau menau tentang bencana ini sehingga warga sangat kecewa. sampai berita ini di turunkan, dari pihak pemerintah belum mengambil tindakan apa apa.
23 komentar:
pertama turut berduka cita sob
yang kedua kenapa pemerintah setempat bisa semacam itu wah ini suatu hal yang tak bisa di biarkan berlanjut..
turut berduka cita atas musibah
semoga semua pihak sadar dan mau bekerjasama untuk menahan longsor dengan menanam pepohonan
waaaah...kapan ya bangsa kita bebas dari bencana alam kayak gini?
kalo kita semua sudah benar-benar sadar akan pentingnya menjaga alam dan lingkungan sekitar kali yaa....
Turut berduka cita sob..kenapa ya pemerintah kurang tanggap terhadap gejala-gelaja yang akan mengakibatkan musibah...
kalo bencana kayak gini sih kayaknya ulah kita kita juga...
iya gak sih?
ya semoga pemerintah bisa cepat menangani mereka kasihan
Saya hanya bisa turut berduka cita.
Semoga secepatnya mendapat solusi yang terbaik. amin.
subhanalloh....semooga masalah cepatlah berlalu ya...
Gak sanggup komen banyak tentang bencana. turut berduka cita sob...semoga pemerintah cepat tanggap
salam kenalwww.edylaw.fforce.us
bencana alam walaupun terjadi didesa tetangga ataupun diseberang sana yg namanya bencana alam itu selalu menyedihkan......
turut berduka cita atas musibah bencana...
moga pemrintah cepet tanggep yah..
thanks dah berkunjung ke blog aku yah ^^
turut berduka cita atas musibah tanah longsor ini
kapan ya bencana menjauh dari negeri ini?
gimana? pemerintahnya dah turun tangan?
ohh,,,bencana lagi...
kenapa begitu banyak bencana di negara kita ini?
apa kita tengah di ingatkan olehNya???
hmm,, sampai kapan lagi ya bencana ini berhenti,, :D
ucu datang nak besilaturahmi
turut berduka cita sob....
semoga diberi kekuatan dan kesabaran y bagi warga yg mengalaminy.
maaf br mampir y,abis sakit nih...
jd udh lama bgt g ngeblog....
keep smile sob....
saat saya baca berita ini di jatim surabaya ada kecelakaan kapal laut mas...
kenapa ya kok negri ini penuh dengan cobaan??
Innalillah.... segera bertobat!
selamat malam sahabat mayaku apa kabar
izin follow.. mksh :)
selamat dini hari dan salam kenal :)
maaf menuliskan ini di komentar post seperti ini :)
Bencana itu adalah cobaan....
Posting Komentar